Aku adalah aku..

Hello, welcome back to my channel, sedikit sedih nih rasanya hmm. Yapp, hari ini aku mau bahas tentang aku, siapa sih aku, aku dari mana, ya dari bumi lah masa dari mars haha. 

Aku adalah aku, ya kalian tau itu, itu tahun 2000 an aku berada di bangku SD, aku lupa tahun 2000 berapa tepatnya. Ya aku bersekolah di SDN Menur Pumpungan tepatnya dekat kampus STESIA. Di sanalah cerita ku di mulai.

Aku, merupakan siswi yang kurang bisa menangkap pelajaran dengan cepat untuk waktu itu, aku merasa bodoh saat mendapat rangking 9 di kelas 4 SD waktu itu. Aku tak tahu, kenapa saat aku melihat papan tulis, ada yang aneh. Tidak seperti biasanya, aku merasa mataku buram untuk pertama kalinya. Aku mulai merasa pusing dan bingung apa yang terjadi padaku.
Saat bel berbunyi, aku pun langsung pulang, tapi aku tidak cerita dengan mamaku waktu itu. Yah, aku takut untuk cerita, aku takut di marahin atau apalah pokoknya aku takut.
Besoknya, aku kembali melakukan aktivitas sekolah seperti biasa, tetap ada yang aneh dengan mataku, kadang aku berpikir apakah papan tulis dengan kapur yang berada di depan mataku itu sedikit pudar, entahlah aku bertanya-tanya pada diriku sendiri.
Hari demi hari, aku tetap merasa buram. Aku nangis saat pelajaran bahasa Indonesia, aku disuruh membaca papan tulis namun aku gak kelihatan, entahlah kenapa aku nangis (haha), Bu Guru bilang kepadaku bahwa aku harus segera pulang dan periksa mata, dan aku tambah nangis (ada apa dengan mataku, aku sakit apa ?)

Lalu, aku minta jemput mamaku, yah waktu itu aku masih telp di telp umum, dengan uang 100 perak. (Aku rindu telp umum yang ada di sebelah ibu jualan gado-gado).
Akhirnya, setelah menunggu, aku pun di jemput. Sampainya di rumah aku memberi tahu mamaku tentang masalah di sekolah tadi, tentang mataku. Yapp, mamaku kaget dan tapi anehnya aku tidak di marahin, aku juga bingung. Besoknya aku gak masuk sekolah, yah aku di ajak ke rumah sakit mata Dr. Soetomo, disanalah aku periksa mata, yah itu adalah momen yang mengerikan seumur hidupku (sampek sekarang melekat banget di pikiranku), aku test mata lalu di berikan cairan seperti obat tetes mata namun sangat perih dan sakit. Rasanya pingin menjerit, yah tentu aku nangis dan memeluk mamaku.
Hasil test nya pun keluar, yah aku dinyatakan rabun jauh, dan aku harus memakai kacamata untuk pertama kalinya. Menunggu kacamata selesai itu lama, sekitar 4 hari an, dan pas aku memakai kacamata ada yang aneh aja, tidak seperti biasanya, mata ku seperti ada bingkainya layaknya pigora lukisan. Aku merasa tidak nyaman, namun setelah beberapa hari aku pun mulai terbiasa, dan teman-teman ku satu kelas pada melihat ku dengan kacamata baru (di kelas yang pake kacamata cuman aku aja).
Teman-teman pun heran kenapa aku bisa pakai kacamata, aku di kasih tau mamaku yah karena aku suka baca buku dan nonton tv di tempat yang gelap (yah udah tau gelap, masih aja baca hedehhh wkwk).

Itulah yang menyebabkan mataku menjadi tidak kelihatan, yah itu adalah aku, aku dengan mata yang tidak normal inilah aku. Aku dengan kacamata bukan dengan kontak lensa (hehe).

Komentar

  1. tapi fatimah cantik pake kacamata, semacam iconic gitu, jilbab panjang dan kacamatanya :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalap Belanja di Miniso Japan

GitaSav ? Who is she

Kuliner Surabaya